DailyMuria.com – Pertamina melakukan penyesuaian terhadap harga sejumlah produk Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi sejak awal September 2026 lalu.
Perubahan harga tersebut berlaku untuk sejumlah produk unggulan Pertamina, di antaranya Pertamina Dex, Dexlite, Pertamax Green, hingga Pertamax Turbo.
Besaran kenaikan masing-masing produk berbeda, dengan Pertamina Dex mengalami lonjakan harga paling tinggi, sedangkan Pertamax Turbo mencatat kenaikan paling rendah, Minggu (27/9/2026).
Berikut rincian perubahan harga BBM nonsubsidi Pertamina:
- Pertamina Dex: Mengalami kenaikan Rp4.050, dari sebelumnya Rp21.150 menjadi Rp25.200 per liter.
- Dexlite: Naik Rp4.000, dari harga sebelumnya Rp19.700 menjadi Rp23.700 per liter.
- Pertamax Green: Mengalami peningkatan Rp2.550, dari Rp16.600 menjadi Rp19.150 per liter.
- Pertamax Turbo: Naik Rp1.300, dari Rp18.300 menjadi Rp19.600 per liter.
Di tengah perubahan harga sejumlah BBM nonsubsidi tersebut, Pertalite masih dipatok Rp10.000 per liter. Harga ini belum mengalami perubahan sehingga Pertalite tetap menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat yang ingin menekan biaya pengeluaran untuk kebutuhan bahan bakar kendaraan.
Namun, harga yang lebih murah ternyata tidak selalu menjadi alasan utama pengendara untuk bertahan menggunakan Pertalite.
Sebagian pengendara justru memilih beralih ke Pertamax karena memiliki pertimbangan lain, salah satunya adalah antrean panjang saat mengisi BBM.
Pengalaman tersebut dirasakan Nana, seorang karyawan yang berdomisili di Solo, Jawa Tengah. Ia mengaku sudah mulai menggunakan Pertamax sejak sekitar sebulan terakhir.
“Pindah Pertamax sebenarnya baru sebulanan ini sih, awalnya karena males antre, lama-lama keterusan, tapi belinya sesuai budget aja paling Rp20 ribu atau Rp25 ribu,” beber Nana kepada TribunStyle.com pada Minggu (27/9/2026).
Setelah menggunakan Pertamax selama kurang lebih satu bulan, Nana turut membagikan pengalamannya mengenai perbedaan yang ia rasakan pada kendaraan miliknya.
Menurut Nana, performa motornya terasa lebih ringan ketika menggunakan Pertamax. Selain itu, ia juga menilai konsumsi bahan bakar kendaraannya terasa lebih hemat dibandingkan saat masih menggunakan Pertalite.
“Kerasanya lebih enteng ya pas digas, sama lebih irit sih,” imbuhnyAuph.
(M. Aupha)


















