Banprov Jepara 2026: Baru 61 dari 94 Titik Dicairkan, Dinsospermades Ungkap Peran Pengajuan Desa

JEPARA — Realisasi bantuan keuangan provinsi (Banprov) untuk desa-desa di Kabupaten Jepara pada tahun anggaran 2026 masih menyisakan sejumlah pekerjaan. Dari total 94 titik yang disorot, baru 61 titik yang telah dicairkan. Sementara itu, pencairan titik lainnya masih menunggu pengajuan dari pemerintah desa penerima bantuan.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermades) Kabupaten Jepara, Muh. Ali, menjelaskan bahwa proses pencairan Banprov bergantung pada kelengkapan usulan dan Pengajuan dari masing-masing pemerintah desa.

banner 325x300

“Tahun Anggaran 2026 ada 94 titik Banprov untuk Kabupaten Jepara. Namun, sampai hari ini, baru 61 titik yang sudah dicairkan,” ungkap Muh. Ali, Rabu (14/10/2026).

Menurutnya, belum adanya bantuan pada sejumlah titik bukan disebabkan kendala pada tingkat Dinsospermades, melainkan karena pemerintah desa penerima belum mengajukan pencairan.

“Kendala pencairan bukan pada kami, tetapi pada belum adanya pengajuan dari pemerintah desa penerima. Tugas kami adalah memverifikasi dan mengawasi pelaksanaan serta realisasi Banprov,” imbuhnya.

Penjelasan tersebut mendapat penguatan dari Petinggi Desa Kawak, Heri Eko Purwanto. Desa Kawak sendiri pada tahun ini memperoleh alokasi Banprov untuk empat titik.

Heri menjelaskan, pemerintah desa harus mengajukan proposal dan dokumen pencairan sebelum bantuan dapat direalisasikan. Dalam pelaksanaannya, pemerintah desa juga berkoordinasi dengan Dinsospermades, terutama terkait spesifikasi, kualitas pekerjaan, dan pengawasan.

“Betul sekali apa yang disampaikan Pak Kadis. Kami harus mengajukan proposal dan pencairan agar bisa merealisasikan Banprov. Dalam pelaksanaannya, kami berkoordinasi dengan Dinsospermades terkait spesifikasi dan kualitas pekerjaan serta pengawasan proses pelaksanaan,” ujar Heri saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu siang (14/10/2026).

Ketika ditanya mengenai pelaksanaan tugas dan fungsi Dinsospermades dalam mendampingi realisasi Banprov di Desa Kawak, Heri menyatakan bahwa komunikasi dan koordinasi selama ini berjalan dengan baik.

“Alhamdulillah Dinsospermades sudah berprestasi dengan baik karena komunikasi lancar,” tegasnya.

 

( Erick )

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *