JEPARA – DailyMuria.com
Kondisi Pasar Bangsri, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, dikeluhkan para pedagang dan warga. Meski memiliki bangunan pasar baru yang megah, pasar tersebut ternyata tidak dilengkapi sistem drainase yang memadai, sehingga selalu banjir saat musim penghujan tiba.
Pantauan awak media di lokasi pada Sabtu, (31/10/2026) siang, terlihat jelas tidak ada saluran air atau drainase di sebelah timur area pasar, yang berbatasan dengan jalan, hanya terlihat gundukan tanah dan bekas galian yang tidak berfungsi sebagai saluran pembuangan air. Akibatnya, air hujan tidak memiliki tempat mengalir dan menggenang.
“Bangunan pasarnya sudah bagus, tinggi, tapi kalau hujan deras, khususnya di bagian sebelah timur area parkir, air tidak mengalir, karena tidak ada drainasenya,” ujar salah seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya.
Pedagang lain menambahkan, banjir yang kerap terjadi membuat pembeli enggan datang dan pasar semakin sepi.
“Setiap tahun sama. Musim hujan ya banjir. Kami sudah lapor, tapi sampai sekarang belum ada perbaikan drainase. Padahal ini pusat ekonomi warga Bangsri,” keluhnya.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Jepara melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Dinas PUPR segera turun tangan membangun sistem drainase permanen agar Pasar Bangsri tidak lagi menjadi langganan banjir.
“Jangan hanya membangun gedungnya saja yang diperhatikan. Drainase itu vital. Kalau pasar banjir terus, omzet pedagang turun, retribusi juga turun. Akhirnya yang rugi daerah juga,” pungkas warga.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola Pasar Bangsri dan Disperindag Jepara belum berhasil dimintai keterangan terkait keluhan tersebut.
(Aupha M)


















